Ilustrasi: istimewa
JAKARTA, SUARASOLO.id
Sebagian orang yang ingin jadi Bintara dan Tamtama terbentur masalah usia dan tinggi badan. Untuk itulah, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengubah syarat usia maksimal menjadi 24 tahun dari 22 tahun serta tinggi badan minimal menjadi 158 cm dari 163 cm bagi calon prajurit Bintara dan Tamtama.
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di Jakarta, menyatakan persyaratan baru karena TNI AD butuh pasukan lebih banyak lagi. TNI AD juga banyak dibangun khususnya Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP).
“Bukan berarti mengurangi kualitas. Orang tinggi belum tentu lebih kuat dari orang pendek,” ujar Jenderal Tandyo, mengutip antara.
Perlu diketahui, BTP satuan infanteri baru bentukan TNI AD mendukung pembangunan nasional program ketahanan pangan, dan menjaga pertahanan negara.
Gun/*

